//
you're reading...
1

Nugroho "Mari Bicara!"

Nugroho “Mari Bicara!”
P E T A (Bagian I)…
Tulisan ini Bagian dari Buku yang saya Tulis
“Belajar Fokus dalam berfikir”
Sebenarnya jika dilihat dari segi barang mungkin hanya secarik kertas tipis dengan gambar garis serta tulisan-tulisan nama tempat atau daerah. Namun dengan peta yang lebih penting bukanlah bentuk atau warna yang ada padanya, tetapi tentang bagaimana kita bisa memahami peta tersebut.
Saya hanya ingin mengungkapkan saja tentang apa yang terasa oleh kita manakala keita melihat peta untuk kemudian menjadikannya pelajaran tentang bagaimana pola fikir kita bisa ‘berubah’.
Ketika kita melihat peta misalkan peta kota bandung, maka dibenak kita bukan hanya sekedar bagaimana gambar garis dan warna yang ada pada peta, lebih dari itu ingatan kita biasanya akan menerawang liar memberikan kilasan potret-potret tentang kota Bandung. Mungkin tentang sejarahnya tentang gedung-gedung tinggi, tentang jalan-jalan raya yang ada, tentang gedung-gedung bersejarah dan mungkin masih banyak lagi kilasan potret-potret lainnya lainnya tentang kota bandung. Itu yang terjadi manakala kita melihat peta dengan tujuan yang tidak terlalu fokus.
Bayangkan jika kita melihat peta tersebut dari kacamata bisnis. Kita akan melihat banyak hal pula. Namun kali ini lebih spesifik. Munkin dalam benak kita kan terbayang tentang gedung-gedung yang menjadi sentra bisnis barang tertentu, jalanan yang ramai dengan aktivitas perdagangan, kawasan para pedagang yang menjual barang mewah dan mahal, atau kawasan yang menjual barang yang kualitasnya lumayan bagus namun dengan harga yang murah. Gambaran tempat itu mungkin hanya sebagian kecil dari fikiran kita. Selebihnya mungkin masih banyak yang kita fikirkan terkait dengan kata kunci ’bisnis’.
Sekarang bagaimana jika kita zoom fikiran kita pada bagian yang lebih kecil lagi dalam mengarahkan fokus kita. Misalnya kita ingin mencari buku!. Maka kita fikiran kita akan menerawang pada tempat yang lebih spesifik lagi yaitu ’tempat berjualan buku’. Bagaimana fikiran kita sekarang?
Sekarang kilasan-kilasan potret dalam benak kita akan lebih fokus memberikan jawaban serta gambaran langsung. Toko-toko buku di pusat perbelanjaan, pedagang emperan yang menjual buku bekas, atau kawasan yang menjual buku baru dengan harga yang murah, misalnya kawasan Palasari. Pakah cukup?. Bisa ya atau tidak karena hal ini tergantung dari kebuthan kita tentang buku apa yang kita cari. Buku luar yang berkualitas, buku sekedar pengantar pemahaman sebuah topik atau buku yang lainnya. Selesai?. Saya fikir sampai disini cukup. Tinggal kita memutuskan. Beli buku apa dan pergi kemana?.

Iklan

About nugrohotech

i am a person who always want to know about anything...

Diskusi

Satu respons untuk “Nugroho "Mari Bicara!"

  1. ayaang…. akhirnya .. ada juga yang ditulis setelah sekian lama. kangen deh baca tulisan ayang yang menggebu – gebu gini 😀

    Posted by ~ upi ~ | 2 April 2007, 8:34 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Me

KSA KBB

my topics

my files

Blog Stats

  • 470.180 hits

My Photos gallery

Iklan
%d blogger menyukai ini: