//
you're reading...
Kiat Bisnis

Mengalahkan rasa malu (Bagian I)

Oleh : Agus Nugroho

Ini mungkin pengalaman menarik saya. Dahulu dalam sebuah training motivasi, waktu itu saya diminta mengumpulkan semua uang termasuk dompet saya di meja pemateri. Awalnya saya bingung… Mau apa dan kenapa?
Pertanyaan itu akhirnya terjawab setelah si pemateri memberikan tugas pada masing-masing peserta untuk menjual 3 batang coklat untuk dijual disekitar tempat training dalam waktu 15 menit. Coklat itu harus terjual habis. Jika tidak… reward or punishmen?. Waktu itu semua peserta berhamburan keluar ruangan ingin segera menjual coklat yang masing-masing mereka bawa. Namun ternyata jika diamati, semuanya ternyata berlari dengan gugup danwajah yang tampak bingung…. termasuk saya juga .
Kenapa karena tidak tahu apa yang segera dilakukan. Difikiran hanya satu, coklat terjual. Tapi bagaimana? kepada siapa? Dimana?. Namun inti dari kesemuanya adalah rasa ’gengsi’ dan ’malu’.
Semua pertanyaan dan rasa itu bercampur aduk dengan cepat. Walhasil keringat dingin bercucuran.
1. Ada yang mengemis-ngemis untuk mau membeli coklatnya dan dengan jujur mengatakan bahwa dirinya tengah di training.
2. Ada yang mencari temannya untuk dipinjami uang senilai harga 3 buah coklat tersebut.
3. Ada yang dengan rajin meyakinkan pembeli dengan melakukan presentasi tentang coklat tersebut kepada setiap orang.
4. Saya?? Waktu itu bingung dan hanya mengikuti teman. Dan akhirnya berhasil menual di menit ke 20an.
Namun yang unik adalah apa yang dilakukan oleh teman saya yang telah terbiasa berjualan.
 Pertama dia mengamati target yang akan menjadi sasaran.
 Dia menghampiri target dan melakukan opening dengan sapaan yang Sopan. Maaf bolehkah saya menganggu sebentar?.
 Ketika si target mengangguk, teman saya langsung melakukan presentasi. Entah apa yang dia fikirkan sebelumnya, yang jelas dia bisa menjelaskan produk coklat tersebut dengan menarik. Dan closing. 3 coklat dalam waktu 8 menit.

Apa yang terjadi dari cerita diatas sebenarnya dikarenakan.
Gengsi
Kondisi ini terjadi karena berjualan merupakan kegiatan yang sangat merendahkan kehormatan anda. Beda jika kita melakukan aktivitas yang dapat meningkatkan penghargaan diri oleh orang lain. Hasilnya kita malu. Dan ketika rasa ini ada, maka akan menghambat langkah anda. Akan menghambat mulut anda untuk berbicara. Dan tentunya akan menghambat mental anda untuk memenangkan perjuangan ini.

Tidak berpengalaman
Tanpa pengalaman kita tidak akan bisa bergerak dengan reflek dalam memahami situasi yang ada. Orang bisa karena terbiasa. Kita bisa karena sering melakukan. Sesuatu untuk berhasil membutuhkan latihan. Dan begitu pula dengan sukses dalam berjualan. Butuh pengalaman, butuh jam terbang, butuh memahami secara langsung bagaimana proses bisnis anda berlangsung.

Untuk itu, buang rasa malu anda, berfikir jernih dan bertindaklah dengan tenang. Fahami kondisi dengan seksama. Selamat mencoba.

(Semua artikel yang ada di Blogs ini bebas untuk dikutip dan diperperbanyak tulisan dengan tetap mencantumkan nama penulis)

Iklan

About nugrohotech

i am a person who always want to know about anything...

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Me

KSA KBB

my topics

my files

Blog Stats

  • 424,832 hits

My Photos gallery

%d blogger menyukai ini: