//
you're reading...
Manajerial & Organisasi

Mahasiswa, Ospek dan Transfer Nilai -1

Meluruskan kembali fungsi dan peran ospek sebagai bagian
dari kaderisasi kampus
Oleh : Agus Nugroho SPd *)

Jika kita ingin melihat sebuah bangsa di masa yang akan datang…, maka lihatlah pemudanya pada saat ini…
Kiranya begitu jika kita mempunyai pengharapan bahwa bangsa ini kelak akan maju. Tidak salah pula jika dari dulu hingga saat ini pemuda merupakan pilar kebangkitan. Dalam setiap kebangkitan, pemuda merupakan rahasia kekuatannya.
Mahasiswa sebuah status sosial yang tidak akan lepas dari nama besar yang disandangnya sebagai penghargaan atas prestasi yang dilakukan dalam mempelopori dan melakukan perubahan bagi bangsa ini. Simak saja cerita perjalanan bangsa ini yang tidak pernah lepas dari cerita kepahlawanan mahasiswa dalam melakukan perubahan. Dalam setiap orde waktu, mahasiswa memegang peranan penting dalam membuat sebuah perubahan. Pemerintah sebagai pemegang kekuasaan negara,jika menyimpang dari aturan maka harus berhadapan dengan kaum minoritas yang disebut sebagai mahasiswa. Tahun 1908 mahasiswa berinisiatif untuk melahirkan sebuah wadah pergerakan bernama Boedi Oetomo yang merupakan cikal bakal pergerakan lain yang dilakukan oleh para pemuda Indonesia. Tahun 1928 mahasiswa berupaya mendobrak kungkungan tirani penjajah dengan mengobarkan semangat juang melalui bait-bait sumpah pemuda, sehingga setelah itu muncul jiwa nasionalisme yang tinggi diantara para pemuda. Lalu Lalu tahun 1945 Mahasiswa turut andil dalam upaya memerdekakan bangsa ini dari belenggu penjajahan dalam peristiwa Rengasdengklok. Dalam kurun waktu selanjutnya mahasiswa tetap bergerak kritis dalam upaya melakukan kontrol dan pembaharuan dalam mengawasi jalannya pemerintahan negara.
Terlepas dari cerita besar kepahlawanan mahasiswa diatas, seharusnya timbul dalam benak kita tentang bagaimana mahasiswa bisa terbentuk sedemikian rupa dalam menghadapi setiap permasalahan bangsa ini. Bagaimana nilai-nilai semangat juang pemuda bisa terus tumbuh dikalangan mahasiswa?. Akankah mahasiswa kita akan terus kritis dalam menghadapi setiap perubahan?. Akankah cerita-cerita kepahlawanan mahasiswa dapat terus tersampaikan kepada generasi penerusnya?.

Benar bahwa prestasi akademik itu penting. Namun bagi bangsa kita yang tengah terus menerus berbenah ini memang menuntut lebih. Sebab diharapkan setiap pemuda dapat berfikir ekstra keras. Bukan hanya dalam melaksanakan kewajiban mereka saja sebagai mahasiswa. Tapi lebih dari itu, mereka juga diharapkan kritis dalam memikirkan bangsa ini, saat ini, serta bagaimana masa depan masa depan bangsa. Bukankah awalnya pendidikan enak dirasakan dan dilaksanakan jika telah telah tercipta ‘Good Governance’?. Dan siapa yang akan mengkritisi keberadaan Good governance?
Dalam Tulisan ini sebenarnya saya hanya ingin menyelisik satu diantara sekian banyak bagian yang bisa dijadikan sebagai sarana kaderisasi mahasiswa agar tetap kritis dalam perubahan, yaitu dalam kegiatan Ospek.

Iklan

About nugrohotech

i am a person who always want to know about anything...

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Me

KSA KBB

my topics

my files

Blog Stats

  • 470.655 hits

My Photos gallery

Iklan
%d blogger menyukai ini: