//
you're reading...
politik

Hasil penyadapan Arthalyta (Ayin)-UTG__suap Rp. 6 miliar di Kejaksaan Agung

Sumber milist ICW

wah hancur sudah bangsa ini jika para ‘Penegak Hukum’ nya saja sudah jualan seperti ini, ga tanggung-tanggung jualan hukum miliaran, anda bisa simak dibawah ini hasil percakapannya. Pake ada tawar menawar segala dengan lagi, kurang …. kata UTG.
Yang jelas saya muak sekali ketika di Tv kemarin saya dengar UTG dalam menjawab lebih banyak mengatakan “tidak tahu” atau “saya lupa“.
Sepertinya sepakat jika hukuman mati diterapkan di Negeri ini. Efek jera dari setiap penggerebegan KPK masih KURANG !!!, Jumlah lama tahanan masih bisa dipermainkan. Ada yang bilang bisa di cicil atau juga dipotong-potong oleh remisi dan berbagai sebutan untuk pengurangan masa tahanan.
teman-teman yang baik…

ada beberapa percakapan antara Artalyta (Ayin) dengan beberapa petinggi Kejaksaan Agung yang ditampilkan di persidangan Pengadilan TIndak Pidana Korupsi (Tipikor), dalam dugaan kasus suap Rp. 6 miliar untuk penghentian Korupsi BLBI. simak di bawah ini Silahkan disebarluaskan.

———— —
Judulnya “Ini buat ngamanin Bos kita semua”.

Suatu hari setelah Kejagung mengumumkan menghentikan penyelidikan kasus BLBI
Sjamsul Nursalim pada 29 Februari 2008. Kemas Yahya Rahman (saat itu
Jampidsus) ternyata saling berkomunikasi dengan Artalyta Suryani.

Artalyta (A)
Kemas (K)

A:Halo.
K:Halo.
A:Ya, siap.
K:Sudah dengar pernyataan saya? Hehehe.
A:Good, very good.
K:Jadi tugas saya sudah selesai.
A:Siap, tinggal…
K:Sudah jelas itu gamblang. Tidak ada permasalahan lagi.
A:Bagus itu.
K:Tapi saya dicaci maki. Sudah baca Rakyat Merdeka?
A:Aaah Rakyat Merdeka nggak usah dibaca.
K:Bukan, saya mau dicopot hahaha. Jadi gitu ya…
A:Sama ini mas, saya mau informasikan.
K:Yang mana?
A:Masalah si Joker.
K:Ooooo nanti, nanti, nanti.
A:Nggak, itu kan saya perlu jelasin, Bang.
K:Nanti, nanti, tenang saja.
A:Selasa saya kesitu ya…
K:Nggak usah, gampang itu, nanti, nanti. Saya sudah bicarakan dan sudah
pesan dari sana. Kita….
A:Iya sudah.
K:Sudah sampai itu.
A:Tapi begini Bang…
K:Jadi begini, ini sudah telanjur kita umumkan. Ada alasan lain, nanti
dalam perencanaan.

PERCAKAPAN AYIN DENGAN UNTUNG UDJI SANTOSO
Beberapa jam selesai jaksa Urip Tri Gunawan tertangkap pada 2 Maret 2008.
Artalyta Suryani panik dan langsung menelpon Jamdatun Untung Udji Santoso.

Untung (U)
Artalyta (A)

U:Memang dikasih berapa duit?
A:660 ribu dolar.
U:4 M.
A:6 M.
U:Lailahailallah!
A:Jadi bagaimana ini menyelamatkan itu semua, orang-orang kita?
U:Nggak iso ngelak kalau 6 M. Gila.
A:Jadi gimana?
U:Tak pikir enam atus juto gitu.
A:Nggak, itu banyak. Gimana?
U:Itu untuk siapa?
A:Ah, ya udahlah. Sekarang kita jalan keluarnya gimana?
U:Adu biyung gimana?
A:Heh.
U:Sik…sik. .. Kalau kayak gitu, susah itu.
A:Aku kena loh, Mas kayak gini.
U:Lah iya.
A:Aku bilang kan ajudanku.
U:Ajudan kok duite samono gede ne. Soko ngendi? Ngarang ae. Yo wes.
Gimana caranya hubungi Antasari.
A:Ya, coba sampeyan telepon dulu.
U:Udah, mati teleponnya.
A:Mati? Dicari. Suruh nyari dong. Feri (Direktur Penuntutan KPK Feri
Wibisono) suruh nyari.
U:Feri juga nggak ngangkat.
A:Jadi gimana? Ini kan mesti ngamanin bos kita semua.
U:(terdiam lama).
A:Aku jawabnya apa ya? Sekarang anakku kan masuk lewat belakang. Dia pegang
juga. Dia masuk (tiba-tiba terinterupsi, Artalyta seperti menyuruh
seseorang dirumahnya melalkukan sesuatu).
U:Usahakan cepat you keluar. Nyari Antasari deh.
A:Ya, dimana dia rumahnya?
U:Di anu, di BSD. Waduh, tapi saya tidak tahu juga rumahnya. Tapi
jangan,jangan ke rumahnya. Ketemu dimana, di hotel atau dimana gitu deh.
A:Ya, aku kan udah mau dibawa. Sampeyanlah yang kejar, yang nyari dia,
Mas.Kan nggak kentara kalau sampeyan.
U:Ya, iya. Tapi teleponnya aku nggak ngerti rumahnya (suara Untung
terdengar gelagapan). Teleponnya gak diangkat, aku sudah minta Wisnu
(Jamintel Wisnu Subroto).
A:Sekarang susulin.
U:Tak telepon dulu.
A:Sekarang sampeyan susulin, gerilya sama Wisnu.
U:Aku udah telpon Wisnu, demi Allah ini.
A:Kata Wisnu apa?
U:Aku sudah dibuka teleponnya. Aku juga nggak buka. Kamu punya nomor
lainnya nggak? Nggak punya, lah gimana? (Untung menirukan perkataan Wisnu
padanya ke Artalyta).
A:Sekarang aku kan mau dibawa. Supaya keterangannya sama gimana? Nanti kan
kena gimana? Kan jangan sampai kena semua.
U:Kenapa sih kok bingung gini? Aduh, gawean ae.
A:Makane. Makanya, aku dari luar Jakarta, dia (Jaksa Urip) maksa (ambil
uang US$ 660 ribu) hari ini.
U:Uhhh, kacau kabeh. (menghela nafas). Saya kira you di rumah saja. Nanti
you ditangkep kejaksaan.
A:Hah?
U:Ditangkep oleh jekso. Mau diskenariokan gitu loh…
A:Hah? Kenapa-kenapa Mas?
U:Mau diskenariokan begitu. Namun , neng endi iki?
A:Nggak, udah aman. Ini nomor lain. Aku di dalem rumah.
U:Nanti biar saja, kamu nanti yang ngambil kejaksaan.
A:Ho..oh
U:Si Urip (Jaksa Urip Tri Gunawan) dicekal KPK. Awakmu di kejaksaan. Loh
ini kok sudah penyelesaian begini. Kok ada uang begini. Maksudnya apa
begini loh kenapa-kenapa?
A:Kan saya bilang, saya tidak ada keterkaitannya juga dengan BLBI dan saya
nggak ada….
U:Jangan ngomong begitu. Nggak ada keterkaitannya. Biar saya saja yang
mancing. Bilang saja ada hubungan dagang sama dia. Terserahlah.
A:Lalu bilang apa?

PERCAKAPAN AYIN DENGAN URIP TRI GUNAWAN

Urip-Artalyta intens melakukan komunikasi. Salah satu rekamannya,
percakapan 27 Februari 2008, sore hari setelah Kejagung mengumumkan
penutupan penyelidikan kasus BLBI II.

Artalyta (A)
Urip (U)

A:Halo? Sudah beres?
U:Sip. Sudah beres. Pokoknya nggak ada macam-macam.
A:Pokoknya ini Minggu (2 Maret 2008), aku sudah ada. Aku sudah siap.
(Inimaksudnya adalah Dana suap sebesar US$ 660 ribu).
U:Garuk-garuk ya? Aku kan garuk-garuk tangan ini.
A:Garuk-garuk tangan?
U:Ngerti toh?
A:Oh iya..
U:Pokoknya tenang aja, aman sekali pokoknya.
A:Ya udah ini jangan terlalu lama, barang itu di rumahku kelamaan, di
brankasku.
U:Aku kan juga mengamankan dokumen-dokumen itu semua nanti ya itu kan. Yang
ex-ex kemarin itu harus tak amankan semua. Jangan sampai muncul
kemana-mana. Tapi sesuai aku bilang kemaren nggak ini.
A:Yang bilang kemarin berapa? Kan enam.
U:Belum bonusnya ya? Aku garuk-garuk kepala itu?
A:Aku udah komit, aku udah putus bicara itu sama ibu.
U:Gitu ya…tambahi dikitlah…

2 Maret 2008, atau dua hari setelah Kejagung menghentikan penyelidikan kasus
BLBI. Kembali keduanya melakukan percakapan ketika hendak mengambil uang di
kediaman Hang Lekir.

U:Jalan apa?
A:Terusan Hang Lekir. Kawasan Simprug WG9. WG nomor sembilan. Rumahnya itu
di huk, yang gede tinggi itu.
U:Nomor mobil DK 1832. Halo ibu, saya sudah di depan rumah ini.
A:Ooo klakson aja klakson.

Iklan

About nugrohotech

i am a person who always want to know about anything...

Diskusi

5 respons untuk ‘Hasil penyadapan Arthalyta (Ayin)-UTG__suap Rp. 6 miliar di Kejaksaan Agung

  1. iyah diklakson aja, hehe. giman aya cara nyadapnya. jangan2 beneran ni seluruh operator merekam semua pembicaraan pelanggan.

    Posted by darmawanku | 18 Juni 2008, 8:20 am
  2. sayang sekali hanya kasus BLBI Syamsul Nursalim yg terungkap. BLBI Antoni Salim dengan Jaksa Sriono justru terjadi suap yg lebih besar,. Ayoo KPK ungkap suap Antoni Salim Sriono

    Posted by Habiba | 29 Juni 2008, 1:51 pm
  3. Setuju,
    Sriono adalah Jaksa yang menangani kasus BLBI Antoni Salim, info sementara Jaksa Sriono menerima suap dari Antoni Salim sebesar 10M. Hendarman jangan nggoblogi, ini nggak mungkin diungkap oleh JAMWAS karena sy yakin JAMWAS dan JAGUNG kebagian. KPK harus bertindak

    Posted by Sugiarto | 29 Juni 2008, 2:00 pm
  4. Sepertinya emang yang selama ini kkita denger dan liat di TV hanya sebagian kecil dari borok yang mungkin sudah lama sering terjadi …. MAJU TERUS KPK !!!!!!!

    Posted by Agus Nugroho | 30 Juni 2008, 1:38 am

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: Perkembangan Kejaksaan Agung RI « Ferdiansyah Dolot - 27 Juni 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Me

KSA KBB

my topics

my files

Blog Stats

  • 470.180 hits

My Photos gallery

Iklan
%d blogger menyukai ini: