//
you're reading...
Renungan

Mahasiswa, Demo, Anarkis, suara Rakyat? atau ada aktor lain?


Kemarin sepulang kerumah saya dikejutkan oleh pemberitaan tentang Aksi Demo Mahasiswa” Sore menjelang magrib, mahasiswa di depan atmajaya berbuat anarkis lagi dengan membakar ban, membalikan mobil dan merazia mobil.Melihat adanya pelanggaran hukum dan gangguan ketertiban, polisi melakukan tindakan kepolisian dengan membubarkan massa dgn water canon serta menangkap para provokator dan pelaku pembakaran. Akhirnya situasi dpt dikuasai dan keadaan kembali normal. Itu semua dilakukan demi menjaga ketertiban dan penegakan hukum.”
Dari aksi tersesbut saya melihat sepertinya mulai banyak kejanggalan sekarang ini. Antara dua saja kemungkinan akibat Harga BBM yang sekarang sudah naik, Pertama, pemerintah bebal tidak mendengar aspirasi masyarakat tentang penolakan kenaikan BBM dan tidak bisa “berkomunikasi” dengan rakyat” tentang bagaimana kenaikan BBM bisa terjadi serta perbandingannya dengan kenaikan BBm di negara lain yang juga sama akibat lonjakan harga minyak dunia.
Kedua adalah berkaitan dengan Aksi mahasiswa sendiri, dari tayangan di TV memang hati ini menjadi terenyuh, dan tidak bisa membohongi tentang siapa yang salah. Saya melihat para mahasiswa yang sedang beraksi berbuat anarkis bukan hanya Pagar Gedung DPR dijebol yang … its OK jika ketika aksi di jebol (biar para anggota dewan terbangun dan selalu terjaga)… tapi melihat perusakan yang dilakukan pada fasilitas umum sepertinya ini bukan lagi gerakan mahasiswa yang “ELEGAN, INTELEKTUALIS, BERMORAL DAN MERAKYAT”. Terlebih ketika mereka juga tanpa malu tengah mempersiapakan bom molotov (bisa dilihat di TV , TVOne.. yang saya lihat) Jauh sekali…. sekali lagi jauh sekali !!!!…. dari nilai nilai perjuangan mahasiswa, Sepertinya mereka beraksi hanya mengumbar nafsu …. bukan mewakili rakyat. Saya dengar dan melihat di TV ketika salah satu dari mahasiswa melempar batu ke arah polisi sambil berteriak ini dari rakyat,,, ayo hadapi Rakyat ….. pedih sekali hati ini melihat kelakuan seperti itu. Anarkis, amoral dan bukan mewakili rakyat. Apakah kampus tidak bisa dijadikan sebagai tempat pembelajaran dan perenungan tentang siapa mereka ‘MAHA’siswa.
Adalah benar ketika jutaan kepala dinegeri ini terhenyak, kaget, marah dan rakyat merana akibat kenaikan BBM. namun tidak adakah sisi manusiawi kita untuk berbuat baik dan bukan berbalik menjadi menyusahkan rakyat. Rakyat memang tidak akan bisa menerima logika serta argumentasi apapun tentang keikan BBM, namun … Logika kekerasan, pengrusakan, penganiayaan itu jauh lebih tidak masuk akal bagi orang yang berfikir sehat. Dari pakaian yang dikenakan saya tidak bisa membedakan apakah dia mahasiswa ataukah preman. Tidak ada jas yang dipakai, tidak ada kemasifan dalam bergerak/aksi.

Saya memang tidak melihat adanya mahasiswa yang resmi atas nama struktur mahasiswa dikampus (BEM, presiden mahasiswa, Keluarga mahasiswa), sepertinya mereka yang beraksi memang bukan dari kalangan yang berjiwa organisasi dan bermoral.
Jauh dari perkiraan saya memang kemungkinan yang melatar belakangi aksi bisa apa saja termasuk ‘jalan pintas’ sebelum 2009 alias operasi khusus tentang upaya untuk memuluskan sesorang atau kelompok yang haus akan kekuasaan. Dan semoga apa yang beredar di milist yang saya ikuti (saya kutip dibwah ini), bukan merupakan kenyataan. Saya yakin mahasiswa yang cerdas dan bermoral masih dapat berfikir kritis.

Dari Milist sebelah:
“YTH. PARA MAHASISWA DAN OKNUM YANG MENGAKU CALON PRESIDEN DARI PARTAI TERTENTU

Mbo yang SABAR dong, PILPRES khan cuma setahun lagi. Jangan kau kucurkan uang untuk membayar OKNUM MAHASISWA untuk melakukan kerusakan.

Apa ndak malu ??

Mahasiswa kok anarkis, kayak kagak punya moral ?
Katanya belain rakyat, kok malah ngerusak fasilitas umum ?

Siapa yang mau memperbaiki biaya AVANZA yang dibakar ?
Pagar yang ada di DPR, mobil polisi khan dibeli dari uang Rakyat, kok dirusak ?

Mana yang bener nih :
Mahasiswa demo untuk belain rakyat atau mau belain para CALON PRESIDEN ?
Mbo ya sabar dong, PILPRES satu tahun lagi.

Satu lagi nih mau tanya ama Mahasiswa yang katanya belain rakyat, elu pada udah pada hebat ya, udah nyiapin bom molotov, pada ngeboat, eh akhirnya ada info juga kena AIDS (dia meninggal karena Aids atau bukan memang masalah), tapi mahasiswa kena AIDS,..itu pertanyaan besar dan renungan bagi kita.”..
Saya sengaja memasukan tulisan ini pada blogs saya di kolom Renungan… sebab saya jadi berfikir,,, jika mahasiswa sebagai pemuda seperti ini… bagaimana jika mereka memimpin negeri ini kelak… akan kah mereka berbuat adil terhadap masyarakat ataukah anarkisme dan kekerasan juga akan di lakukan terhadap rakyat. Semoga tidak ….

Iklan

About nugrohotech

i am a person who always want to know about anything...

Diskusi

2 thoughts on “Mahasiswa, Demo, Anarkis, suara Rakyat? atau ada aktor lain?

  1. Jangan gitu dong kalo jadi mahasiswa. Mahasiswa itu kan intelek, so pandai2lah mengkaji masalah. key

    Posted by sukiman | 12 Februari 2009, 1:41 pm
  2. memang masiswa sekarang sok pinter, sok benar, sok paling serba tau
    padahal belum tentu masiswa itu benar apa yang dia lakukan dengan demonya itu

    Posted by sella | 8 Agustus 2009, 3:03 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Me

KSA KBB

my topics

my files

Blog Stats

  • 424,832 hits

My Photos gallery

%d blogger menyukai ini: