//
you're reading...
Renungan

Hilang…

Ada sesuatu yang hilang dari sekolah ini. Dulu aku melihat bagaimana mereka santun ketika bertemu dengan orang yang tidak dikenal sekalipun, apalagi ketika bertemu dengan gurunya. Mereka begitu ta’zim (menghormati guru). sapa mereka dan senyum mereka selalu menghiasi sekolah ini.
Ucapan salam ketika mereka bertemu dengan guru kerap terdengar. Disiplin yang tinggi, kepolosan dan kerendah hatian mereka di luar kelebihan mereka membuat orang salut dengan siswa dan siswinya. Semuanya berebut untuk masuk sekolah ditempat ini.
Namun kini lain ceritanya. Kenapa ada yang berani berkata anjing kepada sesama temannya tanpa rasa malu, meskipun saat itu ada guru yang lewat didepan mereka.
Mengapa kini mereka bercanda dan tertawa terbahak-bahak sambil mengucapkan kata sumpah serapah kepada sesama temannya. Padahal saat itu ada guru yang tengah lewat didepan mereka.
Dulu dengan kesederhanaan mereka bisa sukses hingga kini banyak yang telah ‘menjadi orang’ dibeberapa perusahaan terkenal. Dulu dengan keterbatasan membuat mereka berfikir bagaimana untuk maju sehingga terkadang memang saya malu. Mereka lebih pintar dari saya!.
Saya pernah mendengar sepasang siswa yang dipanggil oleh guru kesiswaan karena terpergok berduaan pacaran. Tapi kini lainnya lagi. Sekat agama telah hancur, budaya malu ketimuran kita telah hilang, fikiran mereka mungkin telah dikaburkan dengan berbagai tayanga TV dan gemerlapnya dunia pergaulan muda-mudi.
Adalah jarang bagi saya untuk menemukan kesederhanaan pada mereka saat ini. Mereka sibuk dengan obrolan bagaimana kecanggihan HP yang mereka milihi, bagaimana fitur dan fasilitas lain yang ada pada HP mereka. Bagaimana musik dan grup band serta idol mereka saat ini.
Semua seakan berlomba menjadi selebriti yang berlimpah uang dan ketenaran.
Lalu dimanakah moral yang kita junjung tinggi??. Lalu dimanakan norma agama yang kita kenal sejak kecil???, apakah Pelajaran agama lebih merupakan waktu untuk mendapatkan nilai diraport saja??
Masihkah ada yang menyadari tentang makna hidup. Mengapa pendidikan di negeri kita hanya mengorientasikan segala apa yang diperbuat, segala yang dicita-citakan hanya untuk sebuah materi.
Dimana fungsi sekolah sebagai penyemai nilai-nilai luhur moral dan akhlaq kepada generasi penerus. Apakah cukup tanggung jawab kita hanya dengan meluluskan mereka dengan nilai yang tertulis di buku raport?
Bagaimana dengan kehidupan mereka yang akan datang? tidakkah kita bertanggung jawab pula dengan moral dan akhlaq mereka. Saya takut kalau saya adalah bagian dari penyebab sesuatu yg hilang ini.

Iklan

About nugrohotech

i am a person who always want to know about anything...

Diskusi

Satu respons untuk “Hilang…

  1. sebenarnya mereka hanya sekeping dari cermin masyarakat kita sekarang… btw, blog nya ku link ya… matur nuwun

    betul mbak ipunk.. aku cuma lagi mikirin gimana mereka nanti sudah pada gede…
    Monggo Mabk ipunk…

    Posted by myfuah | 14 November 2008, 2:00 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Me

KSA KBB

my topics

my files

Blog Stats

  • 470.180 hits

My Photos gallery

Iklan
%d blogger menyukai ini: