//
you're reading...
Pecinta Alam

Catatan kasus hilangnya para pendaki gunung

Akhir-akhir ini kita mendengar beberapa kasus tentang hilangnya beberapa rekan kita yang tengah mendaki Gunung. Sebenarnya yang harus kita ambil pelajaran dari berbagai kasus tersebut adalah pelajaran tentang tindakan antisipatif kita terhadap kejadian-kejadian tersebut agar tidak terulang kembali.
Ok Langsung saja, ditulisan saya yang terdahulu saya pernah meposting tulisan tentang bagaimana jika kita akan melakukan hiking sendiri. (klik dikatagori tulisan saya ‘pecinta alam’ disamping)
sebenarnya tidak jauh berbeda dengan yang akan saya sampaikan disini. Berikut ini hanya sebuah tips tentang bagaimana kita kan merencanakan hiking.
Pertama kita harus mengingat bahwa tujuan hiking kita untuk apa?
JIka hanya untuk bersenang-senang, membuat api unggun, makan di alam terbuka, menikmati dingin dan segarnya udara pengunungan, maka tenpat yang harus kita pilih adalah hendaknya tidak terlalu jauh, dekat ke perkampunyan dan pilihlah daerah wisata.
Peralatan yang akan dibawa pun bisa saja seadanya, satu tas daypack saja mungkin cukup.
Tapi jika kita berniat memang untuk melakukan sebuah eksedisi maka diperlukan perencanaan yang matang diantaranya:
1.Kemampuan fisik kita.
2.Perbekalan yang dibutuhkan.
3.Waktu yang diperlukan.
4.Tempat yang dituju.
5.Faktor keamanan.
6.Mengenak medan.
7.perlengkapan yang dibutuhkan.
8.dll

(Mungkin nanti saya akan uraikan lebih rinci point per point diatas)
Selain berbagai persiapan diatas ada beberapa hal yang sifatnya kasuistik misalnya. Jika kita akan ekspedisi, yakinkan bahwa orang yang ikut dalam ekspedisi dengan kita mempunyai pemahaman dan kemampuan yang sama (qualified) dalam masalah ekspedisi.
Jangan sekali-kali membawa orang yang tidak terbiasa hiking dan kurang sehat (sorry maksudnya sering sakit dan tidak tahan dengan alam), sebab hal ini yang akan menjadikan beban bagi team yang lainnya.
Hal lainnya yaitu team harus menganalisis terlebih dahulu tentang waktu dan kondisi cuaca, sehingga dengan itu dapat disiapkan berbagai peralatan yang menunjang terhadap konsdisi tersebut.

to be continued…

Iklan

About nugrohotech

i am a person who always want to know about anything...

Diskusi

5 respons untuk ‘Catatan kasus hilangnya para pendaki gunung

  1. Yang paling penting leader (panitia) kudu melakukan persiapan yang matang (sarana, fisik, mental dan pengenalan medan) dan punya daya antisipatif terhadap berbagai kemungkinan.
    Jangan sampai sebuah kegiatan merepotkan orang lain yang akhirnya membuat orang tua menjadi enggan untuk memberikan izin.
    Salam kenal.

    Posted by alamendah | 1 Juni 2009, 11:40 am
  2. itulah pentingnya kita MENGENAL SURVIVAL agar ketika kita BERCUMBU DENGAN ALAM tidak terjadi hal2 yang tidak diinginkan, apalagi sampai merepotkan banyak orang.

    Posted by alamendah | 24 Juni 2009, 9:08 am
  3. Memang lebih baik ada managemen perencanaannya sebelum mengadakan suatu ekspedisi, setidaknya itu bisa meminimalisir kita untuk tidak tersesat.

    Salam Lestari…

    Posted by Erzet Hakim | 31 Agustus 2009, 4:18 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Me

KSA KBB

my topics

my files

Blog Stats

  • 449,774 hits

My Photos gallery

Iklan
%d blogger menyukai ini: