//
you're reading...
Fotografi, Pecinta Alam

Tips menghemat baterai dan Memory card kamera saat mendaki gunung

Apa yang terjadi jika kita melewatkan moment indah dari objek yang kita lihat untuk diabadikan hanya karena kamera kita kehabisan baterai atau memory card yang penuh. Kesal, marah dan nyesel tentunya. Terlebih jika kasus nya bukan lagi menghemat. Tapi ketinggalan memory dan atau baterai kamera… mewek hahaha….. mau bantingin kamera karena kesal tapi sayang juga… akhirnya mangkel di leher sebab banyak moment indah jadi terlewatkan.

g12_586x186

Intinya Rencanakan apa yang akan lakukan, dan lakukan sesuai rencana. Baca juga artikel terdahlu saya Tips menyiapkan kamera untuk pendakian.

Tips Menghemat baterai

  1. Jika kita mempunyai baterai backup lebih, bawa semuanya. Sebab segala sesuatu mungkin saja terjadi dengan konsumsi baterai kamera kita. Pastikan semua baterai telah di charge penuh sebelum berangkat
  2. Hitung berapa lama kita melakukan perjalanan, misalkan 5 hari, jika perkiraan kita memotret full 2 hari dan sisanya dikumentasi perjalanan maka baterai yang diperlukan sekitar 3-4 baterai.

Lebih bagus lagi jika kita bisa melihat di internet bagaimana kemampuan baterai kita dalam menghasilkan potret. Misal dari situs www.dpreview.com akan dapat diketahui type kamera dan baterai yang digunakan menghasilkan berapa foto untuk satu siklus peng charge an.

  1. Gunakan auto power off pada kamera, sehingga kita jika lupa untuk mematikan kamera, kamera akan mati dengan sendirinya.
  2. Hindari penggunaan Live v iew, sebab LV akan membuat kamera mengkonsumsi baterai lebih banyak, kecuali jika memang tdk ada view finder (rata-rata mirrorless)
  3. Simpan baterai dalam posisi yang kedap udara, terlebih jika udara dingin extreem maka daya batera akan cepat menurun.
  4. Jika kita ingin memotret star trail, Slow speed, atau mode bulb maka bisa dipastikan konsumsi baterai akan lebih banyak terpakai.

 

IMG_0928

Tips menghemat Memory kamera

  1. Jika kita mempunyai memory backup lebih, bawa semuanya. Sebab segala sesuatu mungkin saja terjadi dengan konsumsi baterai kamera kita. Toh membawa memory beberapapun tidak akan membuat tas kita menjadi penuh.
  2. Hitung berapa lama kita akan melakukan perjalanan, misal 5 hari. Lakukan perkiraan kira-kira berapa banyak objek yang akan kita ambil.
  3. Untuk dokumentasi biasa setting ukuran file pada ukuran terendah dari hasil foto misal hanya JPEG 3MP saja, sementara untuk foto utama kita bisa menggunakan kedua format file File JPEG dan RAW.
  4. Hindari memotret berulang-ulang objek sayang sama, cukup 1-2 kali saja, konsekuensinya kita harus banyak jalan untuk mendapatkan angle/posisi memotret yang lebih variatif.
  5. Atur penggunaan type file yang didapat oleh kamera, biasanya bagi kita yang senang mendapatkan file mentah RAW siap-siap saja memory kita akan cepat penuh, untuk itu perlu diatur kapa kita memakai perolehan file JPEG atau File RAW. Sebagai contoh, jika kita diperjalanan, membutuhkan foto sekedar dokumentasi, maka lebih baik cukup file JPEG saja yang kita peroleh. File RAW hanya dipakai untuk moment spesial, atau objek2 utama yang ingin kita potret.

Dari dua Tips untuk baterai dan meory tersebut ada 1 tips lagi agar anda tidak kehilangan moment saat melakukan pendakian yaitu membawa kamera pocket/mirrorless backup.

Selamat Hunting, tangkap keindahanNya bawa pulang dan jangan Kotori alam. Salam Lestari.

Iklan

About nugrohotech

i am a person who always want to know about anything...

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Me

KSA KBB

my topics

my files

Blog Stats

  • 462.053 hits

My Photos gallery

Iklan
%d blogger menyukai ini: