//
archives

1

This category contains 43 posts

Peran Pahlawan Muslim dalam Kemerdekaan Indonesia

Dapat dari teman, menarik sekali menyimak perjuangan kemerdekaan yang di lakukan oleh umat Islam Indonesia.

1. Indonesia baru terbentuk pada tanggal 28 Oktober 1928. Karena kata “Indonesia” menjadi sebuah nation imagination baru tercetus tahun 1921.

2. Ketika para pelajar Hindia Belanda yang sedang sekolah di Amsterdam yang terhimpun dalam Indische Vereeniging (Perhimpunan Pelajar-pelajar Hindia Belanda)

3. yang diketuai Datuk Nasir Pamuncak (19 tahun), Sekretarisnya Ahmad Soebardjo (18 tahun), dan Bendaharanya Mohammad Hatta (16 tahun).

4. Salah satu kegiatannya adalah mengadakan diskusi-diskusi tentang advokasi terhadap bumi putera di Hindia Belanda. Baca lebih lanjut

Iklan

What do you think?

what-do-you-think-asian-businessman-write-text-wall-48839751

Hari ini saya mendapatkan keyword baru yaitu “What do you think?”, salah seorang rekan baru dalam FGD dikdas Kemdiknas (DR.Suud Karim) bercerita, ketika dia berkunjung ke salah satu sekolah dasar di Eropa dan berkesempatan masuk kelas, salah seorang siswa dikelas itu bertanya kepada rekan saya tersebut dengan pertanyaan,

“Where do you come from?”

Rekan saya sebenarnya menjawab sederhana, “What do you think?“.

Jawaban sekaligus pertanyaan sederhana tersebut ternyata kemudian mengundang kepenasaran dari anak-anak yang ada dikelas tersebut. Rekan saya berlalu dari kelas tersebut, sementara anak-anak yang ditinggalkan sibuk berdiskusi dengan temannnya tentang dari masa asal rekan saya tersebut.

Mereka berdiskusi, mengeluarkan peta, mencari data dari internet tentang kemungkinan asal negara rekan saya. Ketika rekan saya lewat kembali ke kelas tersebut, anak-anak ramai memanggilnya. Salah satunya kurang lebih mereka berkata,

“DR. Karim, I know where you come from, you are form asia. Indonesia is your country, near of philiphina, thailand and singapore”.

Baca lebih lanjut

Good bye DSLR camera

Goodbye DSLR

Saya dapat kutipan tulisan singkat di whatsapp intinya ttg perubahan teknologi dan bisnis (entah siapa yg nulis), saya coba kutip 2 baris dan saya tambahkan lebih banyak sesuai konteks fotografi dan kamera kekinian…

Nokia
Nokia dulu menyebut Android sebagai semut kecil merah yg mudah digencet dan mati. Arogansi dan rasa percaya diri yg berlebihan membuat Nokia terjebak dlm innovator dilemma. Sejarah mencatat, yg kemudian mati justru Nokia – tergeletak kaku dlm kesunyian yg perih.
Dalam konteks fotografi, Android menyerang bertubi-tubi dengan berbagai macam kemudahan. Dulu kamera hp dianggap sebagai kamera ecek-ecek dengan resolusi kecil.
Tapi sekarang kamera hp berkelas diatas 50Mpxl pun ada. Belum lagi android menghajar lengkap dengan berbagai kemudahan aplikasi olah digital foto yang sangat memudahkan. Download, install, buka foto, edit dan jreng jreng… dezigh dezigh …. foto luar biasa akan muncul.

Era digital dan wifi a.k.a Wirless fidelity

Dari dulu Motret memang sederhana. Cukup cekrak cekrek, hasil foto masuk di film.
Selanjutnya tahu sendiri, film di cuci, bleaching, dijemur hehehe… baru kering and jadi fotonya.
Hihi soryy kalau lebayy bahasanya.

Dulu kodok…eh Kodak menyebut kamera digital hanyalah tren sesaat, dan kamera produksi mrk akan terus bertahan. Kodak terjebak dalam tempurung…eh terjebak halusinasi dan innovator dilemma yg akut. Akibatnya, ruangan ICU yg pengap menanti raga mrk yg merintih kesakitan.
Era digital menghajarnya membuat terkapar dan KO tak berdaya. File bukan hanya dalam bentuk softcopy digital, lebih dari itu, tranfer data dengan teknologi wifi membuat kemudahan dalam pengambilan gambar dan mentransfernya ke device lain.
Pukulan dilengkapi dengan kemudahan koneksi internet langsung dari kamera. Cekrek – Upload.
Atau Cekrek – edit dan Upload.

DSLR vs Mirrorless vs Kamera HP

DSLR
Bagian ini sebenernya yang ingin saya kupas lebih dalam
Gagah mentereng dengan ukuran gear yang besar. Lensa panjang warna putih membuat gagah ponggawa pembawa nya.
Wlaupun gagah sih gagah… tapi beberapa kali juga saya denger langsung dr teman yang bawa gear seabreg di tas gendong kecetit alias ticengklak atau keseleo punggung gara-gara bawa beban gear kamera yang banyak.
Ngak macho kalau ngak pakai DSLR, itu salah satu alasan dari salah seorang anak disekolah saya.
Mau tidak mau ketajaman hasil kamera ini masih menjadi hal yang menjadi pilihan terlebih kamera dengan teknologi fullframe plus lensa yang memadai sesuai peruntukan. Masih menjadi pilihan.
Kelemahan:
Ukuran besar
Protabilitas lensa yang besar banyak

Kelebihan :
Masih berkuasa di Fullframe
Kekuatan lensa optik

Mirrorless
Kamera ini awal 2015 kemarin mulai banyak digemari, apalagi alasannya kalau bukan karena ukurannya yang simpel, masuk di tas kerja atau saku jaket. Terutama om om dan kakek manula yg nyesek kalau bawa barang yang berat hihi…pis om..kek..
Dukungan Wifi dan NFC serta konektifitas internet membuat kamera ini digilai para remaja hingga dewasa hehehe…. yang keranjingan demam foto Selfie, cekrek upload…cekrek upload. Lensa pendukung mirrorless pun banyak bermunculan.
Aktivitas memotret yang biasa terkesan ala wartawan, ngegendong tas plus ngebidik objek via view finder kini mulai hilang…
Kamera Cukup disakuin di jaket, ngebidik cukup melototin layar kamera and… what you see is what you get…
Masalah hasil pun dilengkapi dengan berbagai mode pemotretan plus software pendukung olah digital. Lensa Wide ga ada? Biaa pakai mode panoramic. Hasil nya, orang kini sulit membedakan mana hasil DSLR atau mirrorless.

Kamera HP
Fungsi utama awalnya sebagai media komunikasi, namun seiring dengan berkembangnya teknologi dan kebutuhan manusia, pendukung kelengkapan HP menjadi magnet besar untuk terus berinovasi dan meraih pangsa pasar pembelinya.
Ukuran kecil dan simpel membuat HP yg dimiliki oleh setiap orang semakin melengkapi tuntutan aktivitas sehari-hari. Kebutuhan akan hasil foto instan dan bagus, berbeda dengan DSLR dan mirrorless yang ribet dengan setting kamera, Kamera HP memberikan kemudahan yang serba instant. Toh sekarang orang lebih banyak membaca informasi yang terkandung dalam foto dibanding berbagai teori fotografi beserta settingan teknis.

Kesimpulan

Dari uraian diatas, bukan tidak mungkin jika para raja DSLR ternama akan dihajar KO terkapar dan bernasib sama dengan Nokia atau Kodak. Tentunya jika mereka tidak mau berinovasi. Hasil nya lambat laun DSLR bisa KO dihajar Mirrorless dan kamera hp.

Bukan ramalan, tapi kita tunggu saja episode perkembangan teknologi. Mungkinkan para raja DSLR Canon dan Nikon bertahan atau lambat laun akan tumbang oleh pesainnya dari Mirrorless semisal Sony, Olympus, Fujifilm. Atau bahkan juga DSLR dan mirrorless akan terkubur oleh makhluk kecil buatan manusia  bernama SMARTPHONE.

So maybe fo the next… we can say Good bye DSLR and welcome to the new era… more simple and easy to carry.

Kelewat membahas, teknologi lensa zoom / range panjang kini diwakili dengan munculnya berbagai versi kamera procumer dengan zooming yang luar biasa hingga 2000mm (setidak ketika tulisan ini saya buat)

*nugros*

sambil nunggu pasien di RS Boromeus Bandung

Foto nyusul* ngetik and upload blog via HP, kasihan nih blog udah bulukan nggak perna diisi hehe…

 

Menjejakan kaki di Situs Megalitikum Gunung Padang Cianjur

majalah foto

Catatan Foto Trip ke Gunung padang Cianjur bersama Tjiphot’s Fams dan Baladika. Silahkan Download untuk file ukuran kecil disini Gunung Padang Trip 2014 dan untuk file ukuran besar download disini Gunung Padang Trip.

Bersahabat dengan Alam

IMG_5121_3Allah SWT menciptakan Alam untuk kita nikmati segenap potensi didalamnya. Namun bukan berarti melalaikan apa yang menjadi hak alam sehingga sama seperti kita, sejatinya manusia ingin terus hidup dan alam harus tetap lestari.

Dulu saya ketika kecil masih bisa menikmati dinginnya pagi di lapangan luas, segarnya embun pagi di padang rumput. Setiap pagi bangun dan selepas shalat subuh berkejaran dengan teman berlali menuju lapangan rerumputan untuk mencari jamu merang diantara dapuran pohon kayu pinus. Senang sekali rasanya mengingat masa itu. Tertawa lepas, bersimbah embun yang menmpel dirindangnya rerumputan. Ah akan kah suasana itu akan kembali dinikmati? Hari ini benteng kokoh telah memagari lapangan luas, tidak adalagi anak kecil yang berlarian bebas seperti dulu.

Foto diatas adalah bumi perkemahan Ranca Upas yang terdapat di daerah tinggi Bandung Selatan. Hutan alam di sekitar kawasan ini ditumbuhi antara lain pohon Puspa, Jamuju, Huru, Kitambang, Kihujan, Hamirung, Kurai dan Pasang. Sedangkan fauna yang dapat ditemukan di kawasan ini antara lain burung tekukur, gagak, elang, surili, monyet, macan dan lain-lain. Pemandangan hutan alam dan hutan tanaman serta penangkaran rusa dengan kegiatan wisata yang dapat dilakukan diantaranya berkemah, lintas alam dan pemandian air panas. Luas area penangkaran rusa sekitar 4 – 5 ha dan tujuh ekor rusa pertama diambil dari Ragunan. Senang sekali bisa menghirup udara segar pegunungan seperti ini.

UP IMG_5002Bersambung…..

Menikmati dinginnya Ranca Upas

UP IMG_5246Yessss !!!

Akhirnya setelah sekian lama tidak bisa menikmati dinginnya camping ground terbalaskan sudah. Seperti biasa dulu setiap tahunnya saya selalu meluangkan waktu dengan teman-teman kampus untuk menikmati dinginnya malam di Ranca Upas Ciwidey.

Sehari sebelum caryl sdh dipak secukupnya buat 1 hari. Cukup jaket, jas hujan, senter, matras dan sleeping bag, sisanya makanan dan tentunya kamera. Kali ini ditemani oleh Canon 7D + Lensa Tamron sapujagat 18-270mm F/3.5-6.3 sama lensa Fisheye Samyang 8mm.

“Selamat datang di Bumi Perkemahan Ranca upas”

Lho kemana plang kata sambutan tersebut?? bingung juga dengan tampilan Ranca upas yang baru dengan istilah baru yaitu “Kampung cai” artinya kampung air. Sepertinya nama ini dipakai sebab di dalam Bumi perkemahan Ranca upas kini bukan hanya dipakai sebagai camping ground saja, tetapi juga dipakai untuk arena wisata air. Kolam renang yang besar dengan berbagai macam wahana permainan menghiasi wajah baru ranca upas.

Cimahi Ranca upasDilihat dari tempat, Ranca upas memang lebih terlihat tertata rapih, mungkin seiring dengan tumbuhnya bisnis baru di area ini.

Back to story…………………….

Setelah melakukan perjalanan dari Cimahi menuju ranca upas Ciwidey sekitar 1,5 jam akhirnya sampai juga. Lumaya nyetir sendiri ngejar waktu takut kemalaman akhirnya setengah ngebut…padahal jalanan nanjak dan cukup curam jurang di kanan jalannya.

Hujan gerimis turun tepat ketika saya sampai di lokasi kemping sore hari. Rencananya saya akan bermalam di Ranca upas selama semalam. Dulu sering menikmati malam-malam dingin dengan ranca upas bersama puluhan bahkan ratusan teman-teman kuliah….Ngospek mahasiswa baru yang baru masuk ke himpunan 😀 ….. (ceritanya panjang kalau flash back 😀 jadi cerita kemping kali ini saja).

Datang langsung mendirikan tenda sesegera mungkin mengingat hari sudah mulai sore dan mendung mulai terlihat, O oww..apakah akan jadi kemping yang menyenangkan atau sebaliknya??

Nggak jauh beda kayak dulu yang sering menikmati malam bersama teman-teman kampus, kali ini saya membawa rombongan juga sekitar 200 orang anak-anak Rekayasa Perangkat Lunak SMKN 1 CIMAHI. Tujuannya simpel, mendidik mental untuk mengenal dan menghadapi alam serta jiwa kebersamaan bersama teman-temannya.

Magrib hingga jam 21.00 malam hujan deras mengguyur Ranca upas, acara yang tadinya akan diadakan tepat sehabis isya rada mulur. Anak-anak llumni sudah mulai berdatangan, senang juga mereka datang, artinya mereka masih ada perhatian nih sama kegiatan jurusan 😀 ….

up DSCN6562DSCN6593 UPs

Api unggun akhir nya menyala juga

Jam 21.00 dapur umum akhirnya menuntaskan kerjaan masak untuk ratusan orang, kendala klasik muncul, seperti biasa beberapa peralatan masak tertinggal, padahal cukup vital …wajan gede ketinggalan, akhirnya makanan estafet di masak melalui wajan seadanya.

Makan malam siaaaapp…..

up DSCN6573 up DSCN6572  up DSCN6562

up DSCN6571

Me

KSA KBB

my topics

my files

Blog Stats

  • 424,917 hits

My Photos gallery