//
archives

Artikel

This category contains 4 posts

Cermin itu bernama suksesnya Pemilu 2019

Agus Nugroho

Kaget juga ketika hari ini melihat dan mendengar berita tentang kecurangan pemilu yang belum dimulai. Surat suara yang telah tercoblos, sebuah pengkhianatan bagi kedaulatan suara rakyat. Kudeta kecil bagi pemilu 2019. Ya esensi dari pemilu itu sakralnya adalah ketika kita berhadapan dengan surat suara didalam bilik pencoblosan, rahasia dan hanya kita dan Tuhan yang tahu. Namun ketika kecurangan diatas terjadi, diluar negeri, ini bukan hanya sekedar kecurangan yang membuat malu untuk salah satu pasangan, tapi juga bangsa ini.

Sudah cukup lama kita terbelah menjadi dua akibat adanya suksesi kepemimpinan dinegara ini, namun apa mau dikata, tantangan zaman menunjukan memang seperti inilah bentuk persaingan diera arus komunikasi cepat. Teknologi mendistribusikan informasi bukan dalam hitungan pekan atau hari, namun jauh dari itu, satuan terkecil dari waktu yaitu detik menunjukan bagaimana sebuah persaingan terus terjadi.

Mulai perang elegan saling lempar tawaran program yang dijual kepada pemilih, hingga perang verbal dan non verbal terkait isu personal maupun hal lain terkait partai maupun person pendukung masing-masing pasangan yang mempunyai kecenderungan berdampak negatif. Kita tidak mau bangsa ini terus berseteru, sementara mungkin diluarsana ada yang bertepuk tangan dan menanti untuk memangsa kita.

Jika dalam beberapa waktu kebelakang ini incumbent diterpa isu tidak sedap bukan sekedar perdebatan program kampanye maupun saling serangnya dua kubu baik secara verbal maupun non verbal, maka isu yang sangat krusial adalah lamban dan hilangnya reaktifitas lembaga penunjang suksesnya pemilu itu sendiri terhadap berbagai kasus pelanggaran yang terjadi.

Minimnya statemen bawaslu ataupun KPU terhadap berbagai pelanggaran yang terjadi membuat sebagian kita gamang memikirkan bagaimana akhir dari cerita sejarah bangsa ini pada pemilu 2019. Jikalau pelanggaran ‘receh’ terjadi kemudian dianggap sebagai sebuah kewajaran dalam sebuah kontestasi politik, sebab bisa jadi yang curang itu hanya segelintir orang dengan skala kecil. Namun jika pelanggaran seperti adanya keterlibatan berbagai aparatur negara dalam kegiatan kampanye dan juga adanya anggapan tentang netralitas kepolisian dalam melakukan pengamanan yang justeru berpihak pada salah satu kubu membuat rakyat  sebagai objek utama yang akan dilibatkan dalam proses pengambilan suara pada pesta rakyat ini menjadi bertanya-tanya, akankah pemilu ini akan berjalan sebagaimana asas pemilu yang jujur adil dan terbuka?.

Tentunya ini akan menjadi keprihatinan yang luar biasa bagi rakyat Indonesia, sebab jika sampai pesta rakyat yang bertujuan agar terciptanya suksesi kepemimpinan yang mengedepankan nilai jujur dan adil dan terbuka tercederai oleh kekuasaan yang menyetir lembaga penunjang pesta demokrasi tersebut, maka bukan tidak mungkin jika pesta rakyat yang berbiaya mahal ini akan menjadi sia-sia dengan berujung kepada hilangnya kepercayaan rakyat bukan hanya kepada lembaga penunjang pelaksana pesta demokrasi seperti KPU, Bawaslu maupun kepolisian yang bertindak sebagai pengaman namun juga tidak menutup kemungkinan hilangnya kepercayaan rakyat kepada produk yang dihasilkan oleh pesta demokrasi yang berbiaya mahal ini. 

Saatnya kita semua menyelamatkan demokrasi bangsa ini dari berbagai tindak kecurangan. Gunakan hati nurani kita untuk menyelamatkan suara Rakyat. Sebab kita ingin suksesi kepemimpinan ini berjalan dengan jujur adil dan transparan serta mengantarkan bangsa ini menjadi bangsa yang berwibawa dimata dunia dengan mengedepankan nilai demokrasi yang tentunya dirias dengan nilai jukejuran, keadilan dan transparans. Itulah cermin bernama suksesnya Pemilu 2019.

Hitungan hari pasta rakyat ini akan dilaksanakan, jika kekhawatiran rakyat akan terjadinya pengkhianatan suara rakyat melalui kecurangan, maka perlu adanya gerakan moral yang mencoba mengingatkan kembali antar sesama anak bangsa untuk mengetuk setiap dinding jiwa Hati dari para individu yang berperan sebagai pelaku yang memanage perhitungan dan rekapiltulasi suara rakyat dengan adil dan jujur serta terbuka. Sudah seharusnya anda yang bertugas sebagai KPPS di TPS-TPS, petugas rekapitulasi di tiap kecamatan, kota/kabupaten, provinsi hingga pusat, para punggawa suara rakyat yang ada di KPU serta para penjaga kedaulatan suara rakyat yang ada di panwaslu harus berpikir jernih tentang amanah masing-masing yang diberikan oleh rakyat dengan mewujudkan pemilu yang jujur, adil dan transparan. Sehingga diakhir hari sisa waktu ini kita semua bisa tersenyum dan mengatakan, Mari kita Sukseskan pesta rakyat Indonesia 2019 ini dan selamat menikmati demokrasi.

Iklan

Perang Hoax di Era Arus media cepat

Hoax sudah menjadi makanan keseharian, mengapa? Karena hoax ada akibat adanya kepentingan suatu pihak. Perang Hoax di Era Arus media cepat sangat memungkinkan terjadi sebagai sebuah sarana perperang opini.

Tahukan anda bahwa Hoax itu:
1. *Dapat dibuat oleh pihak ketiga* yang mempunyai kepentingan khusus, bisa memang untuk memecah belah dan mengambil keuntungan dari kindisi tersebut.

2. *Dapat dibuat oleh lawan politik* strategi ini sengaja sebagai media propaganda untuk memojokan lawan. Logika berita itu jika menguntungkan suatu pihak, maka pihat tersebut akan viral meneruskan broadcast nya kepada siapapun, padahal itu lah yang diinginkan oleh si pembuat. Suatu saat akan memojokan si penyebar info, dan si pembuat mengambil keuntungan dari kejadian tersebut.

3. *Dapat dibuat oleh pihak yang memang bertujuan menyerang.* Sejarah mencata Psi war (Psicologhy War)/perang psikologi/perang urat syaraf/perang isi telah terjadi dari zaman dahulu, ketika perang dunia terjadi, ketika blok barat dan tikur berseteru, ketika Amerika dan Rusia berkonflik, maka berang ini terjadi. Dan tidak jarang pola menyetir isu dilakukan secara masuf dengan menggunakan media masa yang pro.

Perlu diketahui, secara umum sebuah organisasi resmi melembaga pasti tidak mungkin menggunakan cara kotor dengan menyebar berita hoax, tapi bukan tidak mungkin juka person yang membuat dan membentuk satuan atau unit khusus untuk melakukan operasi tersebut. Dan itu bisa siapa saja karena sangat mudah.

Dari uraian diatas kiranya perlu kita berhati-hati untuk menyebarkan berita, sebab bisa jadi berita yang kita sebarkan tidak valid baik sumber maupun kebenarannya.

Dilain pihak ada juga orang yang menghakimi orang lain yang kedapatan menyebarkan hoax, meskipun si penyebar adalah “korban” juga. Sehingga penting kiranya untuk saling mengingatkan. Sebab sasaran si pembuat hoax adalah si penyebar berita dan juga orang yang turut serta “menghakimi” si penyebar berita. Klop jika itu terjadi.

Selamat belajar baraya semua.

Salam,
Kamis nyunda _ Agus Nugroho

8 PERISAI DIRI DALAM KESEHARIAN

Gunakan sebagai tameng untuk menghadapi zaman yang semakin menarik kita untuk menjauh dariNya. Sebaliknya, mendekatlah kepadaNya, sebab akan sampai pada suatu masa dimana segala apa yang kita kejar didunia ini akan balik bertanya untuk apa engkau memiliku.

1. Perbaiki sholat (segerakan yg wajib, perbanyak yg sunah, kejarla shaft pertama dalam setiap shalat berjamaah yang kamu ikuti).

2. Perbanyak Tilawah 1 Juz / hari (Menyiapkan waktu, bukan menyisakan waktu luang, kejarlah target sebulan sekali untuk Khatam).

3. Rutinkan dzikir pagi dan petang
(Berdzikirlah karena dengan berdzikir hati kita menjadi tenang)

4. Sedekah
(Sebab sebagian dari harta kita ada hak orang lain yang memerlukannya, sebab transaksi langitan ini merupakan wujud keikhlasan kita dalam menyadari tentang apa yang kita miliki)

5. Qiyyamul Lail (Tahajjud),
Bangun dan shalat lah dalam keheningan, memohon ampun dan meminta hanya kepadaNya. “Wahai orang yang berselimut, bangunlah sembahyang tahajud pada waktu malam, selain dari sedikit masa (yang tak dapat tidak untuk berehat). Iaitu separuh dari waktu malam, atau kurangkan sedikit daripada separuh itu. Ataupun lebihkan (sedikit) daripadanya: dan bacalah al-Quran dengan ‘Tartil’ (perlahan-lahan). (Surah Al-Muzzammil, ayat 1-4).
“Shalat tahajjut dapat menghapus dosa, mendatangkan ketenangan dan menghindari penyakit (HR Turmudzi)”

6.Silaturahim,
(Allah SWT menjanjikan kemudahan dan pahala bagi siapa saja yang mampu memperpanjang tali silaturahmi dan memudahkan urusan saudaranya)

7. Fastabiqul khoirat (Berlomba2 dalam kebaikan)
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain”

8. Berhusnudzon/berbaik sangka kepada Alloh dengan memahami Asma’ul husna.
Sesungguhnya berprasangka baik kepada Allah Ta’ala yakni meyakini apa yang layak untuk Allah, baik dari nama, sifat dan perbuatanNya. Begitu juga meyakini apa yang terkandung dari pengaruhnya yang besar. Seperti keyakinan bahwa Allah Ta’ala menyayangi para hamba-Nya yang berhak disayangi, memaafkan mereka dikala bertaubat dan kembali, serta menerima dari mereka ketaataan dan ibadahnya.

Peningkatan Kecerdasan Literasi Digital sebagai upaya untuk Menangkal Berita Hoax

Tugas orangtua adalah menyiapkan anak menghadapi zamannya. Kita sebagai orangtua harus menyiapkan diri untuk membimbing anak dalam menghadapi era digital saat ini.

Agus Nugroho S.Pd, MT

Guru Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 1 Cimahi

antihoax

Foto: Sumber Antaranews.com

Era Arus Tsunami Informasi

Perkembangan Teknologi informasi dan media sosial memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan cepat. Media sosial menjadi peranan penting dalam mendistribusikan sebuah informasi. Generasi digital mempunyai karakteristik dimana mereka aktif dalam media sosial seperti facebook, twitter, path, instagram, youtube, dan lain-lain. Generasi ini mempunyai sikap yang cenderung lebih terbuka, blak-blakan, serta berfikir lebih kritis dan agresif. Mereka memilih berekspresi bebas di sosial media dan tidak menyukai jika harus diatur atau dikekang. Media komunikasi seperti handphone, tablet dan smart komputer lainnya menjadi teman keseharian mereka, secara fisik mereka akan tampak autis dan menyendiri, namun kenyataannya pikiran mereka tengah berjalan menelusuri sisi kehidupan baru yang disebut dengan dunia maya.

Baca lebih lanjut

Me

KSA KBB

my topics

my files

Blog Stats

  • 484.110 hits

My Photos gallery

Iklan