//
archives

coretan dari hati

This category contains 25 posts

Rohingya mengajarkan kita

pic by bbc.co.uk

Entah setan apa yang ada dikepalanya
Ribuan orang mengungsi
Ratusan orang mati
Diantara lantangnya teriakan pera pendemo dari penjuru dunia
Diantara tangisan wajah lusuh yang entah akan sampai kapan dan dimana
Diantara pekikan takbir

Aku masih bertanya
Entah setan apa yang ada dikepalanya
Ketika segelintir yang berlagak keren dan perhatian terhadap sekitar bilang
Ngapain lu demo, rakyat kita juga masih banyak yang susah
Ngapain lu nyumbang orang jauh
Musafir pun didepan rumah ada
Kenapa Sang Gubernur ikut berdemo
Sementara sungai citarum masih kotor
Atau ada juga ketua ormas yang ringan bilang, ini isu politik untuk mengguncang kepemimpinan seseorang,
Pongah dan sok keren,
Jika bukan dibilang goblok atau buta matahatinya
Masak iya tidak melihat foto dan video yang berleliweran di medsos
Lalu sok bijak menyalahkan pendemo atau orang yang berdonasi.
Jika dalam keyakinan kami
“muslim itu ibarat satu tubuh, jika bagian tubuh yang satu sakit, maka bagian tubuh lain akan merasakannya jua”

Penyataan singat dengan makna yang luar biasa, tidak tersekat oleh jarak dan wilayah.
Jika ada segelintir saja yang berpikir sempit, takut miskin, takut kurang makan. Maka seperti itulah iman mereka.

Jika tidak ada rangkaian kata penjelas yang dimengerti untuk mencari alasan mengapa kita harus membela Rohingya, maka saya akan mengutip tulisan yang biasa disampaikan ketika membela saudara kita di Palestine:
Rohingya mengajarkan kita
Tentang tentang kemanusiaan
Tidak perlu menjadi muslim untuk membela Rohingya, cukup menjadi Manusia (titik).

Iklan

Rindu sepi

11 September 2017

Dalam keramaian aku ingin sendiri
Dalam hiruk pikuk ini aku ingin menyepi
Telah alama aku melupakannya
terduduk dan tunduk dalam malu
Buaian matahari meninabobokan ku
Melelapkan aku dari rindu akan rasa sepi.

Syahwat jempol

 

Pernah pusing karena mendapat share bertubi-tubi digrup atau pun melalui pesan pribadi?
Pernah merasa muak dengan grup karena berisi berita provokatif tidak jelas kemudian _left_ dari grup?
Pernah merasa terganggu dengan postingan yang tidak penting?
Itulah kondisi kita saat ini,
Bisa jadi waktu kita sehari-hari saat ini banyak terbuang karena kurang bisa selektif membaca informasi atau pun terbuang dengan turut menyebar informasi tidak penting.
*Syahwat jempol* adalah keinginan alam bawah sadar dari seseorang untuk melakukan sharing informasi tanpa batas. Orang yang mempunyai *syahwat jempol* berpikir bahwa dia harus menjadi bagian viral penyebar informasi dengan cepat. Dan berpendapat bahwa orang lain belum mendapatkan informasi.
Bahayanya kadang orang *bersyahwat jempol* tidak berpikir dan memahami dulu apa yang akan dia share.
Kadang dia mendapatkan info dari orang lain, baru di baca judulnya lantas klik _forward_ ke beberapa grup. Lucu nya, beberapa grup yang dia share jarang dia buka atau dia baca, yang sebenarnya info yang dia share telah lebih dulu dishare sama orang lain. Pada kondisi inilah terjadi overload informasi, dimana kecenderungan informasi penting pun akan menjadi informasi sampah. JUNK INFORMATION.
Kebiasaan buruk juga sering dilakukan adalah memforward informasi ke grup lain dengan menuliskan *”Informasi ini bener atau nggak ya?”*
Padahal kalau mau meminta konfirmasi adalah ke grup dimana awal dia mendapatkan informasi tersebut, bukan ke grup baru. Ini juga yg biasa disebut syahwat jempol.
Kebiasaan buruk lain dari orang yang bersyahwat jempol adalah dia hanya suka menshare saja, tetapi tidak suka berdiskusi atau menganalisis dari topik yang dia baca, pada posisi inilah bisa terlihat sejauh mana kecerdasan seseorang ataupun kecerdasan kolektif masyarakat kita.
Masyarakat bersyahwat jempol yang menjadi sasaran empuk berita hoax dan menyukainya untuk turut men_share.
Tidak sedikit pula yang terjebak masuk ke ranah hukum hanya karena iseng menulis status atau berkomentar yang tidak penting.*
Maka jadilah orang pintar yang memanfaatkam _tsunami informasi_ untuk kemajuan pribadi maupun umat. Jangan menjadi bagian yang memperkeruh masalah dengan merasa benar sendiri.

Catatan selepas shubuh.
Coretan samping Kolam

 

Mahameru

IMG_2013-B

by Dewa 19

Mendaki melintas bukit
Berjalan letih menahan menahan berat beban
Bertahan didalam dingin
Berselimut kabut Ranu Kumbolo…Menatap jalan setapak
Bertanya – tanya sampai kapankah berakhir
Mereguk nikmat coklat susu
Menjalin persahabatan dalam hangatnya tenda
Bersama sahabat mencari damai
Mengasah pribadi mengukir cinta

Baca lebih lanjut

Bocah (Lagu dari Slank)

BocahNgedengerin lagu Slank yang ini pikiran langsung melayang ingat sama masa kecil dulu, pas sekali…

Main dilapang yang luas..main di empang, main dikali, ngejar burung puyuh sama belalang… mancing ikan, nangkep burung.. indah sekali,

Ah bebas sekali bermain dengan alam, setiap saat bisa bercengrama dengan alam, pagi hari sudah berlari kelapang luas, menyibakan rerimbunan rumput dibawah pohon, untuk sekedar mecari jamur-jamu merang yang tumbuh bebas.

Atau pagi hari telah berlarian dilapangan rumput, bermain bola ditemani embun pagi yang membasahi rerumputan hijau. Indah sekali….

up 1 IMG_1386

Atau bermain berlarian menyusuri pematang sawah… sekedar mencari ikan belut, dan kepiting sawah.

Atau sekedar mencari ikan-ikan kecil dikubangan empang bekas mandi kerbau, mencari tutut, keong-keong kecil yang nikmat untuk di hidangkan dengan nasi.

Pikiran masa kecil yang bebas dari berbagai masalah dan penatnya kehidupan… beda dengan saat ini dimana hidup menuntut keras untuk bersaing mencari  makan.

Lalu melupakan alam yang dulu menempa hidup menjadi orang yang bebas.

28 Januari 2014 ** Ingat kampung halaman dan masa kecil**

up 1 IMG_1467

“Insert Foto2 anak-anak yatim yang saya kelola bersama teman-teman di Panti yatim dan Dhuafa Rumah Peduli Umat”

Bocah

by Slank

Bocah bocah kecil tiupkan nada
Seruling bambu
Dendangkan lagu dikeheningan
Alam desa

Bocah-bocah kecil mandi dikali
Dengan penuh canda
Mainkan air di kesejukkan alam desa
Pandangan mata
Dikeheningan alam desa

O ya mereka bahagia
O ya penuh kedamaian

Andaikan mereka tiupkan terompet
Dalam kebisingan suasana kota
Haruskah mereka mandi di dalam kolam
Dalam kesumpekan suasana kota
Haruskah mereka gembalakan ternak
Menyusuri jalan-jalan kota

O ya mereka bahagia
O ya penuh kedamaian

Hanya cinta

Hanya cinta kepadaNya yang dapat memaafkan dengan ikhlas, dan hanya cinta kepadaNya pula yang dapat memberi kekuatan untuk memaafkan.

Bagian dari yang paling sulit untuk dilakukan adalah meminta maaf dan memaafkan. Setiap orang pastilah pernah melakukan kesalahan, dan dia berharap untuk dimaafkan. Setiap orang berhak untuk marah, namun hendaknya luluh untuk segera memaafkan. Jika kita yang melakukan salah, pastilah kita berharap untuk dimaafkan, Dan jika kita pada posisi untuk memaafkan, beribu alasan berkata bahwa kita benar, tanpa berpikir bahwa kita pula bisa jadi berbuat salah.

Me

KSA KBB

my topics

my files

Blog Stats

  • 424,917 hits

My Photos gallery