//
archives

Manajerial & Organisasi

This category contains 11 posts

Tips – tips untuk menghadapi dan menghilangkan rasa dingin di atas gunung (3)

Trik – trik tidur di suhu yang dingin.

Bagian 3 ini sama Tips – tips untuk menghadapi dan menghilangkan rasa dingin di atas gunung didapat kemarin saat sebelum melaksanakan pendakian bersama teman-teman ke Semeru. Saya tidak mengetahui sumbernya selain dari teman tersebut. Namun bagus sekali untuk dishare kepada rekans lain yang suka mendaki Gunung.

SemeruIMG_2155Narsisd1 900Tips – tips untuk menghadapi dan menghilangkan rasa dingin di atas gunung :

  1. Menggunakan pakaian kering dan tebal seperti jaket, celana panjang, kaos kaki, kupluk dan sarung tangan
  2. Melakukan penyesuaian terhadap suhu dingin (Aklimatisasi) sebelum pendakian atau saat di camping ground
  3. Membuat minuman hangat . Hindari minuman keras karena dapat berakibat fatal. Alkohol yang terkandung di dalam minuman keras dapat melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah dapat menjadi lebih lancar sehingga menimbulkan rasa hangat, namu alkohol dapat menghilangkan kesadaran. Kehilangan kesadaran saat berada di tempat tidak lazim seperti gunung lebih berbahaya dari pada kondisi dingin di gunung.
  4. Membuat api unggun
  5. Makan kananan hangat yang mengandung protein dan karbohidrat seperti nasi, ayam, telor, mi instan dan lain sebagainya, jenis makanan seperti yang disebutkan dapat memberikan rasa hangat dan kondisi badan tetap terjaga di suhu dingin
  6. Hindari menggunakan pakaian yang tidak dapat menahan dingin dengan sempurna seperti jeans, selain berat juga saat tidak baik digunakan dalam kondisi basah
  7. Istirahat yang cukup, berjalan sesuai kemampuan daya tahan tubuh karena jika kurang istirahat dapat membuat kesadaran semakin berkurang, hal ini dapat menyebabkan efek dingin yang semakin terasa menusuk.
  8. Jagalah pakaian yang dibutuhkan untuk tidur tetap dalam kadaan kering
  9. Tidur menggunakan sleeping bag disarankan sleeping bag yang berbahan polar
  10. Hindari tidur diluar tenda, walaupun menggunakan sleeping bag badan berhadapan langsung dengan suhu dingin diluar
  11. Menggunakan alas tenda yang memadai seperti matras standar atau matras alumunium
  12. Makan sebelum tidur untuk menjaga kehangatan
  13. Menggunakan pakaian kering, kaos kaki, kupluk sarung tangan dan jaket cold proof
  14. Tidur berdempetan dengan teman satu tenda juga dapat memberikan rasa hangat
Iklan

Tips – tips untuk menghadapi dan menghilangkan rasa dingin di atas gunung (2)

Trik – trik tidur di suhu yang dingin.

Bagian 2 ini sama Tips – tips untuk menghadapi dan menghilangkan rasa dingin di atas gunung didapat kemarin saat sebelum melaksanakan pendakian bersama teman-teman ke Semeru. Saya tidak mengetahui sumbernya selain dari teman tersebut. Namun bagus sekali untuk dishare kepada rekans lain yang suka mendaki Gunung.

1 SemeruIMG_0760NarsisBanyak dari para pendaki yang bagaimana cara menghilangkan dingin sewaktu tidur dalam pendakian gunung. Perhatikan baik – baik bahwa dingin lebih menyerang ke titik – titik berikut ini: telinga, telapak tangan dan jari, kemudian pergelangan kaki sampai ke jari, pastikan bagian – bagian ini tertutup rapat. Pakailah kaus kaki tebal saat tidur atau istirahat, sarung tangan, kupluk, jaket dan masih banyak lagi, yang bisa membuat hangat pada waktu tidur. Bisa juga dengan cara berhimpit – himpitan pada saat tidur, cara ini juga ampuh digunakan untuk menghilangkan rasa dingin waktu tidur. Dengan cara berhimpit – himpitan atau merapatkan tubuh sesama teman, kita bisa merasakan hangat yang keluar dari dalam tubuh kita. Cara itu yang biasa dipakai oleh parapendaki untuk menghilangkan rasa dingin pada saat kita tidur. Berhimpitan tentu dengan tetap memakai jaket tebal, jika tidak, atau justru malah telanjang, bisa jadibencana kedua!

Pastikan untuk tidak lupa memperhatikan sistem udara dan membuat saluran air di sekitar tenda sebelum kita tidur, tak peduli apakah kita memakai jaket super tebal atau kaus kaki dobel, itu tak akan berpengaruh kalau tenda kita tergenang air hujan. Menaruh daun – daun kering yang banyak dibawah tenda juga lumayan membantu, selain menambah empuk dasar tenda, juga membuat tenda tidak bersentuhan langsung dengan tanah yang dingin dan lembab. Bila hendak menyalakan Api Unggun sebaiknya perhatikan benar unsur kayu dan arah apinya, biji pinus yang terbakar kadang dapat meledak dan terlontar ke tenda, sehingga berpotensi kebakaran.

Membawa termos kecil juga dapat membantu menjaga air tetap hangat lebih lama, sehingga tidak bolak – balik memasak air, yang malah membuat kita semakin kedinginan. Bila tak merasa repot, bisa membawa termos yang agak besar, hingga lebih banyak muatan air panasnya, atau ada yang ingin membawa panci? Silahkan.

Semoga tips dan cara mengatasi dingin di gunung bisa membantu dan menambah pengetahuan tentang tehnik survival yang terkadang kita abaikan dan menganggap ringan. Selamat berpetualang!

Tips – tips untuk menghadapi dan menghilangkan rasa dingin di atas gunung (1)

Tips – tips untuk menghadapi dan menghilangkan rasa dingin di atas gunung didapat kemarin saat sebelum melaksanakan pendakian bersama teman-teman ke Semeru. Saya tidak mengetahui sumbernya selain dari teman tersebut. Namun bagus sekali untuk dishare kepada rekans lain yang suka mendaki Gunung.

1 SemeruIMG_0917NarsisBerikut beberapa tips untuk menghadapi dan menghilangkan rasa dingin di atas gunung:

1. Sebaiknya melakukan aklimatisasi ( penyesuaian tubuh terhadap suhu dan kondisialam sekitar sebelum melakukan pendakian ) terlebih dahulu.
2. Buatlah api unggun kecil untuk menghangatkan tubuh di malam hari.
3. Meminum – minuman hangat seperti wedang jahe, teh, dan lain – lain untuk menghangatkan tubuh, tetapi jangan sekali – kali meminum – minuman keras di atas gunung karena akan berakibat fatal. Alkohol memang dapat melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah dapat menjadi lebih lancar, sehingga akan menimbulkan efek hangat, namun jangan lupa alkohol juga dapat membuat kita kehilangan kesadaran, dan hal ini sangat jauh lebih berbahaya daripada rasa dingin itu sendiri!!. sudah terlalu banyak pendaki yang mati sia – sia karena kebodohan ini.
4. Memakan-makanan hangat dengan perhitungan protein dan karbohidrat yang lebih tinggi, supaya badan tetap merasa hangat dan kondisi badan tetap terjaga.
5. Pakailah pakaian yang tebal seperti jaket, sweater, dan lain – lain, karena akan terasa hangat di suhu yang dingin.

1 SemeruIMG_0660aNarsis6. Jangan sekali – sekali memakai pakaian berbahan dasar jeans, selain memberatkan, menyita kalori terlalu banyak akibat tidak leluasa bergerak, menyulitkan saat basah, jeans juga tidak dapat menahan dingin dengan sempurna.
7. Istirahat yang cukup dan tidak memforsir diri di luar jangkauan daya tahan tubuh, istirahat yang kurang dapat membuat kesadaran kita semakin berkurang, hal ini juga dapat berefek pada rasa dingin yang semakin menyerang.
 

 

4 Hal yang harus disiapkan di Era Globalisasi

worldhands1-289x300

(Image source : penicuiklanguages.edublogs.org)

Sekedar menuliskan pemikiran dulu sebelum lupa, nanti di bahas lebih lanjut tentang 4 Hal yang harus disiapkan di Era Globalisasi.

1. Mempunyai semangat dan motivasi yang tinggi.

Semangat diartikan sebagai kemampuan untuk selalu bergerak didalam alam bawah sadar kita, semetara motivasi adalah latar yang menjadikan semangat itu terus hidup. Seseorang yang selalu mempunyai semangat dalam hidup selalu mencoba untuk terus bergerak, dia merasakan ada sesuatu yang kurang justeru kala dia diam. Dia merasa ada yang salah ketika orang lain bergerak sementara dia diam.

Motivasi adalah hal yang melatar belakangi mengapa semangat itu selalu ada, sebagai contoh, dia ingin kuat dan bersaing dalam hiduup karena dia tidak ingin mengecewakan orangtuanya yang telah membesarkan dia hingga kini, contoh lain adalah orang terus bersemangat dalam hidup dengan motivasi keyakinan dari Agama yang di dia ikuti. Saya seorang muslim, ketika saya menuangkan motivasi saya kata-kata yang menjadi motto hidup “khairun naas anfauhum linnaas”  yang diambil dari hadist rasul, maka segenap semangat yang saya rasakan untuk menggerakan diri adalah karena saya ingin menjadi orang yang selalu bermanfaat bagi orang lain, bagaimanapun bentuk nya itu.

Nah apakah kita saat ini selalu menjadi orang yang ‘semangat’? apa motivasi yang anda punya saat ini sehingga anda selalu semangat dalam hidup? jika belum maka carilah apa yang menjadi motivasi hidup anda sehingga bisa membuat anda semangat.

2. Meningkatkan kompetensi diri dalam menghadapi persaingan (ulet belajar dan selalu mempunyai sifat keingintahuan yang tinggi).

Point yang kedua ini tentunya bagian dari perjuangan hidup, dimana setelah kita mempunyai semangat dan selalu menjaga motivasi, maka  peningkatan kompetensi diri menjadi bagian yang tidak bisa dilepaskan. Dia selalu ingin belajar dan mengetahui tentang segala sesuatu, bahkan selalu ingin berbeda dari yang lain dalam konteks positif. Hanya orang-orang yang selalu bergerak dan berubah mengikuti perkembangan zaman yang siap menghadapi hidup. Dia tidak merasa nyaman manakala dirinya mempunyai kompetensi sama sepertihalnya kebanyakan orang. Pahami potensi diri kita dan ajak menuju titik puncak dimana kita bisa memaksimalkannya.

Nah pertanyaannya sekarang, apa kelebihan kita? apa potensi  yang bisa dijadikan sebagai tools kita dalam menjalani hidup?

3. Mempunyai kemampuan komunikasi yang baik. Verbal, non verbal dan Teknologi Informasi.

Komunikasi bagian dari kehidupan saat ini, dia yang diam tidak mau berkomunikasi maka dia tidak akan hidup. Ya tidak akan hidup, sebab sebagian besar ‘bisnis proses’ dari hidup kita di kendalikan (drive by) dengan komunikasi. Kemampuan komunikasi verbal (dengan kata-kata) mempunyai peranan penting dalam berkomunikasi dengan orang lain. Untuk itu, jika pandai berbicara akan lebih baik ketika kita melengkapinya dengan kemampuan berbicara dengan bahasa lain (bahasa asing) baik secara penuh, maupun memadukannya. Sebab orang kerap menyukai bahasa padanan lain dari sebuah pemahaman atau arti kata.

Kemampuan non verbal yaitu kemampuan berkomunikasi dengan tulisan, terlebih saat ini teknologi komunikasi melalui teknologi informasi khususnya internet telah menjadikan hidup kita begitu mudah. The world is on your hand. Teknologi web, Email, chatting, jejaring sosial,  mesin pencari dan sumber daya informasi lainnya yang bisa dengan mudah diakses oleh kita dimana dalam pengaplikasiannya dibutuhkan kemapuan non verbal kita dalam mencari, emmahami dan mencerna setiap kata dan kalimat dari sumber daya informasi tersebut.

4. Mempunyai Filter yang baik dalam menghadapi dampak negatif dari Era Globalisasi (agama).

Saya sangat menyukai sekali bagian yang ke empat ini. Ini adalah benteng terdepan maupun benteng terakhir kita dalam mengahadapi era globalisasi. Namun bukan karena urutan ke empat sehingga point ini tidak penting pagi kita dalam mengahdapi era globalisasi ini, namun saya hanya ingin mengingatkan, bahwa banyak sekali orang yang menjalani hidup dengan motivasi 1 saja, yaitu “ingin hidup”.

Dengan motivasi itu dia tidak lagi mengindahkan lagi bagaimana norma agama dia yakini. Yang seharusnya men-Drive kehidupan dia kearah yang baik. Keinginan instant sehingga terkadang cara instant inilah yang justeru menjerumuskan dia bukan kearah kebaikan, tapi justeru sebaliknya.

Bandung, 30 Oktober 2009

PENYELESAIAN KONFLIK

Pengertian Konflik
Para pakar ilmu perilaku organisasi, memang banyak yang memberikan definisi tentang konflik. Robbins, salah seorang dari mereka merumuskan Konflik sebagai : “sebuah proses dimana sebuah upaya sengaja dilakukan oleh seseorang untuk menghalangi usaha yang dilakukan oleh orang lain dalam berbagai bentuk hambatan (blocking) yang menjadikan orang lain tersebut merasa frustasi dalam usahanya mancapai tujuan yang diinginkan atau merealisasi minatnya”. Dengan demikian yang dimaksud dengan Konflik adalah proses pertikaian yang terjadi sedangkan peristiwa yang berupa gejolak dan sejenisnya adalah salah satu manifestasinya. Baca lebih lanjut

Teori Penyelesaian Konflik (Transformation Manajemen Conflict)

Pendekatan transformasi penyelesaian konflik (transformation manajemen conflik) melalui forum dialog

Forum dialog lebih membuka kesempatan mendengar penjelasan masing-masing pihak yang berkonflik. Dengan begitu suatu konflik dapat diidentifikasi, apakah terjadi karena tujuan-tujuan yang tidak sama dan saling bertentangan. Tidak disetiap konflik ada kekerasan. Konflik meruncing dan meluas sehingga terjadi kekerasan adalah karena propaganda. Bahkan propaganda yang meluas cenderung menjadi perdebatan, akibatnya saling menyalahkan dan mengungkap pembenaran-pembenaran sendiri-sendiri.
Konflik yang dibiarkan menjadi ajang perdebatan akan menjadi skala besar yang semakin sulit diselesaikan. Baca lebih lanjut

Me

KSA KBB

my topics

my files

Blog Stats

  • 424,917 hits

My Photos gallery