//
archives

mendaki

This tag is associated with 2 posts

Tips – tips untuk menghadapi dan menghilangkan rasa dingin di atas gunung (2)

Trik – trik tidur di suhu yang dingin.

Bagian 2 ini sama Tips – tips untuk menghadapi dan menghilangkan rasa dingin di atas gunung didapat kemarin saat sebelum melaksanakan pendakian bersama teman-teman ke Semeru. Saya tidak mengetahui sumbernya selain dari teman tersebut. Namun bagus sekali untuk dishare kepada rekans lain yang suka mendaki Gunung.

1 SemeruIMG_0760NarsisBanyak dari para pendaki yang bagaimana cara menghilangkan dingin sewaktu tidur dalam pendakian gunung. Perhatikan baik – baik bahwa dingin lebih menyerang ke titik – titik berikut ini: telinga, telapak tangan dan jari, kemudian pergelangan kaki sampai ke jari, pastikan bagian – bagian ini tertutup rapat. Pakailah kaus kaki tebal saat tidur atau istirahat, sarung tangan, kupluk, jaket dan masih banyak lagi, yang bisa membuat hangat pada waktu tidur. Bisa juga dengan cara berhimpit – himpitan pada saat tidur, cara ini juga ampuh digunakan untuk menghilangkan rasa dingin waktu tidur. Dengan cara berhimpit – himpitan atau merapatkan tubuh sesama teman, kita bisa merasakan hangat yang keluar dari dalam tubuh kita. Cara itu yang biasa dipakai oleh parapendaki untuk menghilangkan rasa dingin pada saat kita tidur. Berhimpitan tentu dengan tetap memakai jaket tebal, jika tidak, atau justru malah telanjang, bisa jadibencana kedua!

Pastikan untuk tidak lupa memperhatikan sistem udara dan membuat saluran air di sekitar tenda sebelum kita tidur, tak peduli apakah kita memakai jaket super tebal atau kaus kaki dobel, itu tak akan berpengaruh kalau tenda kita tergenang air hujan. Menaruh daun – daun kering yang banyak dibawah tenda juga lumayan membantu, selain menambah empuk dasar tenda, juga membuat tenda tidak bersentuhan langsung dengan tanah yang dingin dan lembab. Bila hendak menyalakan Api Unggun sebaiknya perhatikan benar unsur kayu dan arah apinya, biji pinus yang terbakar kadang dapat meledak dan terlontar ke tenda, sehingga berpotensi kebakaran.

Membawa termos kecil juga dapat membantu menjaga air tetap hangat lebih lama, sehingga tidak bolak – balik memasak air, yang malah membuat kita semakin kedinginan. Bila tak merasa repot, bisa membawa termos yang agak besar, hingga lebih banyak muatan air panasnya, atau ada yang ingin membawa panci? Silahkan.

Semoga tips dan cara mengatasi dingin di gunung bisa membantu dan menambah pengetahuan tentang tehnik survival yang terkadang kita abaikan dan menganggap ringan. Selamat berpetualang!

Catatan kasus hilangnya para pendaki gunung

Akhir-akhir ini kita mendengar beberapa kasus tentang hilangnya beberapa rekan kita yang tengah mendaki Gunung. Sebenarnya yang harus kita ambil pelajaran dari berbagai kasus tersebut adalah pelajaran tentang tindakan antisipatif kita terhadap kejadian-kejadian tersebut agar tidak terulang kembali.
Ok Langsung saja, ditulisan saya yang terdahulu saya pernah meposting tulisan tentang bagaimana jika kita akan melakukan hiking sendiri. (klik dikatagori tulisan saya ‘pecinta alam’ disamping)
sebenarnya tidak jauh berbeda dengan yang akan saya sampaikan disini. Berikut ini hanya sebuah tips tentang bagaimana kita kan merencanakan hiking.
Pertama kita harus mengingat bahwa tujuan hiking kita untuk apa?
JIka hanya untuk bersenang-senang, membuat api unggun, makan di alam terbuka, menikmati dingin dan segarnya udara pengunungan, maka tenpat yang harus kita pilih adalah hendaknya tidak terlalu jauh, dekat ke perkampunyan dan pilihlah daerah wisata.
Peralatan yang akan dibawa pun bisa saja seadanya, satu tas daypack saja mungkin cukup.
Tapi jika kita berniat memang untuk melakukan sebuah eksedisi maka diperlukan perencanaan yang matang diantaranya:
1.Kemampuan fisik kita.
2.Perbekalan yang dibutuhkan.
3.Waktu yang diperlukan.
4.Tempat yang dituju.
5.Faktor keamanan.
6.Mengenak medan.
7.perlengkapan yang dibutuhkan.
8.dll Baca lebih lanjut

Me

KSA KBB

my topics

my files

Blog Stats

  • 505.875 hits

My Photos gallery